Tips memilih penerbit buku

Wiley Books: Panduan Mengenal Buku Terbitan Wiley dan Peluang Publikasi Penulis

isi proposal buku

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat, buku tetap menjadi salah satu sumber informasi penting bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, profesional, hingga pembaca umum. Namun, tidak semua buku memiliki fokus dan standar penerbitan yang sama. Untuk bidang akademik, sains, teknologi, bisnis, kesehatan, hingga pendidikan, nama penerbit menjadi salah satu hal yang sering dipertimbangkan ketika pembaca memilih referensi.

Salah satu penerbit internasional yang dikenal luas dalam bidang tersebut adalah Wiley. Melalui berbagai publikasi ilmiah, buku teks, buku profesional, referensi, dan konten digital, Wiley menyediakan sumber pengetahuan untuk berbagai kebutuhan pembelajaran dan penelitian. Wiley juga membuka peluang bagi penulis untuk mengembangkan ide menjadi buku yang dapat menjangkau pembaca secara lebih luas.

Bagi penulis Indonesia yang ingin mengenal penerbit buku internasional, memahami Wiley Books dapat menjadi langkah awal yang menarik. Tidak hanya mengenai buku yang diterbitkan, tetapi juga tentang karakteristik penerbitan Wiley, jenis buku yang ditawarkan, proses pengajuan proposal, hingga hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum menawarkan naskah.

Apa Itu Wiley Books?

Wiley Books adalah sebutan yang dapat digunakan untuk merujuk pada berbagai buku yang diterbitkan oleh Wiley, salah satu perusahaan penerbitan global yang memiliki sejarah panjang dalam penerbitan ilmiah, pendidikan, profesional, dan akademik. Wiley menyediakan publikasi dalam format cetak maupun digital dan menjangkau pembaca dari berbagai negara.

Dalam ekosistem publikasinya, Wiley tidak hanya menerbitkan buku untuk kebutuhan akademik. Penerbit ini juga memiliki kategori trade dan professional yang ditujukan bagi pembaca umum maupun profesional. Dengan demikian, cakupan Wiley Books cukup luas, mulai dari buku teks perguruan tinggi, buku penelitian, referensi, hingga buku yang berkaitan dengan pengembangan karier dan profesional.

Wiley sendiri menjelaskan bahwa penerbitan bukunya mencakup scholarly work, professional guide, textbook, dan trade book. Penerbit juga menawarkan dukungan mulai dari pengembangan proposal, persiapan manuskrip, produksi, hingga promosi dan distribusi.

Keberadaan jaringan distribusi global menjadi salah satu alasan Wiley menarik perhatian penulis yang ingin membawa karya ke pembaca internasional. Bagi akademisi, buku yang diterbitkan oleh penerbit internasional juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun rekam jejak keilmuan dan memperluas jangkauan gagasan.

Baca Juga : Cara Mengikuti Nusantara Academic Award: Panduan Lengkap Pendaftaran hingga Seleksi

Mengenal Karakteristik Buku Terbitan Wiley

Salah satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa buku Wiley tidak hanya memiliki satu jenis atau satu target pembaca. Karakteristik buku dapat berbeda berdasarkan bidang ilmu, tujuan penerbitan, dan kelompok pembaca yang dituju.

Pada kategori akademik, misalnya, buku dapat ditujukan untuk mahasiswa, dosen, peneliti, atau profesional di bidang tertentu. Buku seperti ini biasanya membutuhkan pembahasan yang sistematis, referensi yang kuat, dan struktur materi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Sementara itu, buku profesional dan trade lebih menekankan bagaimana suatu gagasan dapat memberikan manfaat kepada pembaca yang lebih luas. Wiley menyebut target trade/professional antara lain mencakup bidang bisnis, keuangan, akuntansi, teknologi, pendidikan K-12, parenting, dan pengembangan kehidupan profesional.

Karena itu, penulis tidak cukup hanya memiliki naskah yang bagus. Penulis juga harus mampu menjelaskan siapa calon pembacanya, kebutuhan apa yang ingin dijawab, serta alasan mengapa buku tersebut layak diterbitkan.

Bidang yang Banyak Berkaitan dengan Wiley Books

Wiley memiliki cakupan bidang yang luas. Hal tersebut membuat penerbit ini relevan bagi penulis dari berbagai disiplin ilmu.

Beberapa contoh bidang yang dapat dikaitkan dengan publikasi Wiley antara lain sains, teknologi, komputer, teknik, matematika, statistik, bisnis, keuangan, pendidikan, kesehatan, psikologi, ilmu sosial, dan humaniora.

Buku yang diterbitkan juga dapat memiliki fungsi yang berbeda. Ada buku yang digunakan sebagai textbook untuk kegiatan pembelajaran, ada yang menjadi referensi bagi peneliti, dan ada pula yang ditujukan untuk membantu profesional memahami suatu keterampilan atau perkembangan bidang tertentu.

Untuk memberikan gambaran, berikut perbedaan sederhana berdasarkan target pembaca.

Jenis buku Target utama Karakteristik
Textbook Mahasiswa dan pengajar Sistematis dan mendukung pembelajaran
Scholarly book Akademisi dan peneliti Mendalam dan berbasis keilmuan
Reference book Peneliti dan profesional Menjadi sumber rujukan
Professional book Praktisi Berorientasi pada penerapan
Trade book Pembaca umum Lebih komunikatif dan luas
Digital book Beragam pembaca Dapat diakses melalui format digital

Pembagian tersebut bukan berarti setiap buku Wiley hanya dapat masuk ke satu kategori. Sebuah buku akademik, misalnya, dapat sekaligus digunakan oleh profesional apabila topiknya relevan dengan kebutuhan industri.

Mengapa Wiley Books Menarik bagi Akademisi dan Peneliti?

Bagi akademisi dan peneliti, buku memiliki fungsi yang berbeda dari artikel jurnal. Artikel jurnal biasanya berfokus pada temuan penelitian tertentu, sedangkan buku dapat memberikan ruang yang lebih luas untuk menjelaskan konsep, teori, metode, hasil penelitian, maupun perkembangan suatu bidang.

Wiley menyediakan publikasi yang mendukung kebutuhan pembelajaran dan penelitian dalam berbagai disiplin. Situs Wiley saat ini juga mencantumkan ribuan buku yang dapat diakses melalui ekosistem Wiley Online Library.

Bagi seorang dosen atau peneliti, menerbitkan buku dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan hasil penelitian menjadi materi yang lebih komprehensif. Contohnya, penelitian mengenai kecerdasan buatan tidak harus berhenti sebagai laporan penelitian. Peneliti dapat mengembangkan topik tersebut menjadi buku yang membahas konsep dasar, metode, studi kasus, implementasi, tantangan etika, hingga perkembangan teknologi.

Namun, mengubah penelitian menjadi buku membutuhkan pendekatan yang berbeda. Penulis perlu memikirkan kembali struktur, pembaca, kedalaman materi, dan cara penyampaian agar buku tidak sekadar menjadi kumpulan artikel atau laporan penelitian.

Apakah Penulis Indonesia Bisa Mengajukan Buku ke Wiley?

Penulis dari berbagai negara pada dasarnya dapat mengeksplorasi peluang publikasi dengan Wiley selama ide dan proposalnya sesuai dengan bidang serta target penerbitan yang mereka cari.

Wiley menyediakan proses pengajuan proposal buku kepada editor yang menangani bidang tertentu. Proposal tersebut kemudian digunakan untuk menilai kelayakan ide sebelum penerbit memutuskan apakah proyek buku dapat dikembangkan lebih lanjut.

Hal ini berarti penulis tidak seharusnya langsung mengirim naskah lengkap tanpa memahami mekanisme yang berlaku. Langkah awal yang lebih penting adalah mempersiapkan proposal buku yang mampu menjelaskan nilai dan potensi karya.

Untuk penulis Indonesia, tantangan tambahan dapat muncul dari penggunaan bahasa Inggris, penyesuaian dengan pembaca internasional, serta pemahaman terhadap standar akademik dan editorial global. Oleh karena itu, persiapan menjadi bagian yang sangat penting.

Apa Itu Book Proposal Wiley?

Book proposal merupakan dokumen yang menjelaskan gagasan utama buku kepada editor. Proposal ini dapat dianggap sebagai dokumen pengenalan yang membantu editor memahami apa yang ingin ditulis, siapa pembacanya, mengapa buku tersebut dibutuhkan, dan bagaimana buku akan dikembangkan.

Wiley menempatkan proposal sebagai bagian penting dalam proses seleksi. Dalam panduan resminya, proposal dapat mencakup bidang subjek, judul sementara, informasi penulis, jenis publikasi, gambaran umum, daftar isi, contoh materi, kebutuhan pasar, target pembaca, buku pembanding, perkiraan jumlah kata, serta jadwal penyelesaian manuskrip.

Karena itu, proposal tidak sebaiknya dibuat seperti sinopsis singkat. Penulis harus mampu menunjukkan bahwa gagasan tersebut memiliki alasan yang kuat untuk diterbitkan.

Misalnya, seorang dosen ingin menawarkan buku berjudul “Applied Artificial Intelligence for Education”. Proposal yang baik tidak hanya menjelaskan bahwa buku membahas kecerdasan buatan. Penulis perlu menjelaskan mengapa buku tersebut dibutuhkan, siapa pembacanya, apa perbedaannya dengan buku yang sudah ada, serta bagaimana materi akan disusun.

Komponen Penting dalam Proposal Buku

Proposal yang baik harus memberikan gambaran menyeluruh mengenai proyek buku. Wiley menyarankan penulis memperhatikan unsur “who, what, why, dan how” ketika menyiapkan proposal.

Bagian pertama berkaitan dengan penulis. Penulis perlu menjelaskan latar belakang, posisi profesional atau akademik, afiliasi, pengalaman, serta karya yang relevan. Informasi tersebut membantu editor memahami kompetensi penulis terhadap topik yang diajukan.

Bagian berikutnya adalah isi buku. Penulis perlu memberikan judul sementara, gambaran umum, jenis buku, daftar isi, contoh bab, serta materi pendukung jika tersedia.

Proposal juga perlu menjelaskan alasan buku tersebut dibutuhkan. Apakah terdapat perkembangan baru dalam bidang tertentu? Apakah ada kekurangan dari buku yang telah tersedia? Apakah terdapat kebutuhan pembaca yang belum terpenuhi?

Terakhir, penulis perlu menjelaskan bagaimana buku akan dikembangkan. Perkiraan jumlah kata, jumlah bab, materi visual, serta jadwal penyelesaian dapat membantu editor menilai kelayakan proyek.

Bagaimana Proses Menerbitkan Buku di Wiley?

Secara umum, proses penerbitan buku melalui Wiley berjalan melalui beberapa tahap. Wiley menjelaskan alur yang mencakup persiapan proposal, pengajuan proposal, persiapan manuskrip, pengajuan manuskrip, produksi, dan promosi.

Tahap pertama adalah menyiapkan proposal. Penulis perlu memastikan ide buku sesuai dengan bidang yang ditangani dan memiliki target pembaca yang jelas.

Setelah proposal disiapkan, penulis mengirimkannya kepada editor yang sesuai. Proposal kemudian dapat dinilai berdasarkan beberapa pertimbangan, termasuk kualitas gagasan, kebutuhan pasar, dan kelayakan ekonomi proyek penerbitan. Wiley menjelaskan bahwa Commissioning Editor memainkan peran penting dalam menentukan buku yang akan diterbitkan.

Jika proposal diterima untuk dikembangkan, proses selanjutnya dapat mengarah pada penawaran kontrak. Kontrak akan mengatur berbagai hal mengenai proyek buku, termasuk kewajiban penulis dan penerbit, jadwal, hak, serta remunerasi.

Setelah kontrak disepakati, penulis mengembangkan manuskrip sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Manuskrip kemudian masuk ke proses produksi sebelum akhirnya dipublikasikan dan dipromosikan.

Mengapa Riset Pasar Penting dalam Proposal?

Kesalahan yang cukup umum dilakukan penulis adalah menganggap kualitas akademik saja sudah cukup untuk membuat proposal diterima. Padahal, penerbit juga perlu mempertimbangkan apakah terdapat pembaca yang membutuhkan buku tersebut.

Wiley secara eksplisit mencantumkan market research dan cost analysis sebagai faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan penerbitan.

Karena itu, penulis perlu melakukan riset sederhana sebelum mengajukan proposal. Cari buku yang memiliki topik serupa, pelajari target pembacanya, lihat kelebihan dan kekurangannya, kemudian tentukan posisi buku yang akan ditawarkan.

Sebagai contoh, apabila sudah terdapat banyak buku tentang dasar pemrograman Python, penulis tidak cukup mengatakan bahwa bukunya juga membahas Python. Proposal akan menjadi lebih menarik apabila memiliki diferensiasi yang jelas, misalnya berfokus pada penerapan Python untuk analisis data penelitian pendidikan atau studi kasus industri tertentu.

Tantangan Menerbitkan Buku Internasional

Menerbitkan buku melalui penerbit internasional tentu memiliki tantangan. Salah satunya adalah kemampuan menyusun naskah yang dapat diterima oleh pembaca global.

Penulis perlu memperhatikan istilah, gaya bahasa, struktur penjelasan, contoh kasus, serta konteks yang digunakan. Contoh yang terlalu lokal belum tentu mudah dipahami pembaca internasional apabila tidak diberikan penjelasan yang memadai.

Tantangan lainnya adalah persaingan. Penulis tidak hanya bersaing dengan penulis dari Indonesia, tetapi juga dengan akademisi dan profesional dari berbagai negara.

Oleh karena itu, keunikan gagasan menjadi penting. Buku yang memiliki sudut pandang jelas, masalah yang spesifik, pendekatan yang berbeda, atau kontribusi yang kuat akan lebih mudah diposisikan dibandingkan buku yang hanya mengikuti tren tanpa menawarkan nilai baru.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Penulis

Salah satu kesalahan terbesar adalah mengirim proposal tanpa melakukan penelitian terhadap katalog dan target penerbit. Penulis seharusnya memahami jenis buku yang diterbitkan serta bidang yang relevan.

Kesalahan lainnya adalah membuat proposal terlalu umum. Kalimat seperti “buku ini sangat penting bagi perkembangan teknologi” belum cukup. Editor membutuhkan informasi konkret mengenai pembaca, kebutuhan pasar, keunikan buku, dan manfaat yang ditawarkan.

Penulis juga sering mengabaikan buku pesaing. Padahal, Wiley menyarankan agar proposal mencantumkan publikasi yang serupa serta menjelaskan kekuatan dan kelemahannya.

Selain itu, penggunaan materi pihak ketiga tanpa memperhatikan hak cipta juga dapat menjadi masalah. Wiley menjelaskan bahwa penulis pada dasarnya bertanggung jawab memperoleh izin penggunaan materi berhak cipta dari pihak ketiga apabila diperlukan, kecuali kontrak menentukan lain.

Kesalahan terakhir adalah tidak memiliki jadwal penulisan yang realistis. Menulis buku internasional membutuhkan waktu, terutama jika penulis juga memiliki pekerjaan akademik, penelitian, atau tanggung jawab profesional lainnya.

Tips Meningkatkan Peluang Proposal Diperhatikan Editor

Penulis dapat meningkatkan kualitas proposal dengan memulai dari masalah pembaca, bukan sekadar dari keinginan untuk menerbitkan buku. Tanyakan: masalah apa yang ingin diselesaikan? Siapa yang mengalami masalah tersebut? Mengapa buku menjadi solusi yang relevan?

Selanjutnya, buat judul dan subjudul yang jelas. Judul tidak harus terlalu rumit. Yang penting, pembaca dan editor dapat segera memahami topik serta arah buku.

Daftar isi juga perlu dibuat secara logis. Setiap bab harus memiliki fungsi yang jelas dan membentuk alur pembahasan dari awal hingga akhir.

Contoh bab dapat menjadi nilai tambah karena menunjukkan kemampuan penulis dalam mengembangkan ide. Jika memungkinkan, pilih bagian yang paling mewakili gaya penulisan dan pendekatan buku.

Penulis juga sebaiknya memperlihatkan kompetensi melalui pengalaman akademik, profesional, penelitian, publikasi sebelumnya, atau proyek yang relevan. Wiley menyebut CV dan informasi mengenai pengalaman penulis sebagai bagian dari bahan proposal.

Strategi Mengembangkan Skripsi, Tesis, atau Disertasi Menjadi Buku

Bagi mahasiswa dan akademisi, karya ilmiah seperti tesis atau disertasi dapat menjadi sumber ide untuk buku. Namun, naskah akademik tidak sebaiknya langsung dikirim sebagai buku tanpa penyuntingan dan restrukturisasi.

Skripsi, tesis, atau disertasi biasanya ditulis untuk memenuhi persyaratan akademik. Karena itu, struktur dan gaya penulisannya mengikuti kebutuhan institusi. Buku memiliki orientasi berbeda karena harus memberikan pengalaman membaca yang lebih terarah kepada target pembaca.

Penulis dapat memulai dengan mengidentifikasi temuan utama penelitian. Setelah itu, tentukan apakah temuan tersebut memiliki relevansi lebih luas. Bagian metodologi yang terlalu teknis dapat disederhanakan apabila target pembacanya bukan peneliti spesialis.

Sebagai ilustrasi, tesis mengenai implementasi Internet of Things pada sistem monitoring lingkungan dapat dikembangkan menjadi buku tentang penerapan IoT untuk monitoring berbasis sensor. Buku tersebut dapat menambahkan konsep dasar IoT, pemilihan sensor, arsitektur sistem, pemrograman, keamanan, studi kasus, dan evaluasi penerapan.

Dengan cara tersebut, penelitian tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi dapat berkembang menjadi sumber pengetahuan yang lebih mudah digunakan oleh pembaca.

Peran Bahasa Inggris dalam Publikasi Wiley

Karena Wiley merupakan penerbit internasional, kemampuan menyampaikan gagasan dalam bahasa Inggris menjadi faktor yang sangat penting bagi penulis yang menargetkan pembaca global.

Bahasa Inggris yang digunakan dalam buku akademik tidak harus menggunakan kosakata yang rumit. Justru, kejelasan menjadi prioritas. Kalimat yang terlalu panjang, istilah yang tidak konsisten, dan struktur paragraf yang tidak jelas dapat menyulitkan pembaca.

Penulis yang belum percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggris dapat melakukan proofreading atau menggunakan jasa penyuntingan profesional. Yang penting, proses editing tidak mengubah substansi ilmiah tanpa persetujuan penulis.

Selain bahasa, penulis juga perlu memperhatikan konsistensi istilah, tabel, gambar, referensi, sitasi, dan struktur bab. Wiley menyediakan berbagai sumber daya bagi penulis buku, termasuk panduan persiapan proposal, manuskrip, produksi, dan promosi.

Hak Cipta dan Materi Pendukung

Penulis juga perlu memikirkan persoalan hak cipta sejak tahap awal. Buku akademik sering menggunakan gambar, tabel, grafik, foto, kutipan, atau materi lain yang berasal dari pihak ketiga.

Jangan berasumsi bahwa materi yang ditemukan di internet dapat langsung dimasukkan ke dalam buku. Setiap materi harus diperiksa status hak penggunaannya.

Jika sebuah gambar berasal dari penelitian atau publikasi lain, penulis perlu memeriksa ketentuan lisensi dan izin penggunaan. Hal ini penting untuk menghindari persoalan hukum maupun etika setelah buku diterbitkan.

Wiley juga menyediakan sumber daya yang membahas plagiarisme, perlindungan konten, persyaratan artwork, serta persiapan file untuk produksi.

Perbedaan Wiley Books dan Publikasi Jurnal Wiley

Wiley juga dikenal sebagai penerbit jurnal ilmiah, tetapi buku dan jurnal merupakan dua jalur publikasi yang berbeda.

Artikel jurnal umumnya berfokus pada hasil penelitian tertentu dan melalui proses submission serta peer review sesuai kebijakan jurnal. Sementara itu, buku dapat mencakup topik yang jauh lebih luas dan memiliki struktur yang terdiri dari banyak bab.

Perbedaan tersebut penting dipahami oleh akademisi. Tidak semua penelitian harus diterbitkan dalam bentuk buku, dan tidak semua buku harus berasal dari satu penelitian.

Jika tujuan utama penulis adalah menyebarluaskan hasil penelitian tertentu kepada komunitas ilmiah, artikel jurnal mungkin lebih sesuai. Namun, jika penulis ingin mengembangkan suatu bidang secara komprehensif atau menghasilkan textbook, reference book, atau professional guide, jalur buku dapat menjadi pilihan yang lebih relevan.

Rekomendasi bagi Penulis yang Ingin Menargetkan Wiley

Penulis yang serius ingin mengembangkan buku untuk penerbit internasional sebaiknya tidak terburu-buru mengirimkan proposal. Mulailah dengan memetakan ide dan target pembaca.

Buat ringkasan satu halaman mengenai buku yang akan ditulis. Setelah itu, kembangkan menjadi proposal yang lebih lengkap. Periksa katalog buku yang relevan dan identifikasi posisi buku yang akan ditawarkan.

Penulis juga perlu memastikan bahwa topiknya sesuai dengan bidang penerbitan yang tersedia. Setelah proposal siap, gunakan jalur pengajuan resmi dan ikuti panduan terbaru dari Wiley, bukan mengandalkan informasi dari pihak ketiga yang belum tentu sesuai dengan prosedur terkini.

Wiley menyediakan halaman khusus bagi calon penulis untuk memulai proses publikasi buku, termasuk persiapan proposal, pengajuan proposal, persiapan manuskrip, produksi, hingga promosi.

Konsultasi Akademik untuk Persiapan Publikasi Buku

Mempersiapkan naskah untuk target penerbit internasional membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menulis. Penulis perlu memastikan bahwa gagasan, struktur, metodologi, referensi, dan penyajiannya telah sesuai dengan tujuan publikasi.

Bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun profesional yang ingin mengembangkan hasil penelitian menjadi buku, konsultasi akademik dapat membantu mengidentifikasi bagian yang masih perlu diperkuat. Pendampingan juga dapat digunakan untuk menata struktur naskah, mengembangkan kerangka buku, memperjelas kontribusi penelitian, melakukan penyuntingan akademik, serta mempersiapkan proposal publikasi.

Pendekatan tersebut sangat berguna terutama ketika naskah awal berasal dari skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, atau kumpulan materi akademik yang belum dirancang sebagai buku.

Namun, konsultasi sebaiknya tetap menempatkan penulis sebagai pemilik gagasan dan substansi. Pendampingan yang baik membantu memperjelas karya tanpa menggantikan kontribusi intelektual penulis.

Baca Juga : Tips Memilih Kopi Ginseng untuk Stamina yang Berkualitas

Kesimpulan

Wiley Books merupakan bagian dari ekosistem penerbitan global yang mencakup berbagai jenis buku, mulai dari textbook dan scholarly book hingga reference, professional, dan trade book. Cakupan bidangnya juga luas sehingga dapat menjadi salah satu pilihan bagi akademisi, peneliti, profesional, maupun penulis yang memiliki gagasan untuk pembaca internasional.

Peluang publikasi di Wiley tidak hanya ditentukan oleh seberapa panjang atau lengkap sebuah manuskrip. Proposal, kebutuhan pasar, target pembaca, keunikan gagasan, kompetensi penulis, struktur buku, dan kelayakan proyek merupakan bagian penting dalam proses seleksi. Wiley sendiri menjelaskan bahwa proposal menjadi informasi utama bagi Commissioning Editor dalam mempertimbangkan suatu proyek buku.

Bagi penulis yang ingin menargetkan penerbit internasional, langkah terbaik adalah memulai dari gagasan yang jelas, melakukan riset terhadap buku pesaing, menentukan pembaca, menyusun proposal yang kuat, dan memahami prosedur pengajuan secara resmi.

Dengan persiapan yang matang, karya akademik maupun profesional tidak harus berhenti sebagai dokumen penelitian. Gagasan tersebut dapat dikembangkan menjadi buku yang lebih komprehensif, bermanfaat, dan berpotensi menjangkau pembaca dari berbagai negara. Wiley Books pada akhirnya bukan hanya tentang nama penerbit, tetapi juga tentang bagaimana sebuah pengetahuan dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai bagi pembacanya.

Punya naskah dan ingin diterbitkan dengan hasil profesional? Kami menyediakan layanan lengkap mulai dari editing, tata letak, desain cover, hingga proses cetak berkualitas. Wujudkan karya Anda menjadi buku yang rapi, menarik, dan siap bersaing. Hubungi kami melalui Admin Haqqi Publisher atau bergabung dengan Channel kami untuk ketahui lebih lebih lengkap seputar layanan.

Table of Contents

More Artikel